PENGERTIAN HUMAS
Humas/ public relation adalah fungsi manajemen yang mengarah pada pembentukan Image/ citra yang baik.
Bapak Humas, pencetus ilmu hubungan masyarakat yaitu Ivy ledbetter lee. Dia dianggap sebagai father of public relation, karena dia berhasil mengembangkan konsep humas. Pada waktu itu, lee adalah seorang wartawan surat kabar. Timbulnya pemogokkan para pekerja yang mengancan kelumpuhan industry batu baramenimbulkan gagasan pada benak lee untuk menengahi kedua belah pihak, yaitu para industriawan dan para pekerja.
Gagasan yang ditawarkan lee, harus memenuhi dua syarat, yaitu :
•Dia diberi kedudukan dalam manajemen puncak/ Top management
•Dia di beri wewenang untuk menyebarkan semua informasi factual yang patut di ketahui khalayak.
Syarat pertama yang di ajukan lee, dianggap sebagai hal yang revolusioner, karena orang yang berprofesi sebagai publikasi di jauhkan dari pucuk pimpinan industry-industri besar. Dan syarat yang ke dua, dianggap sebagai hal yang unik.
Gagasan lee diatas dinamakan “declaration of principle” atau deklarasi asas-asas yang pada hakikatnya menyatakan bahwa, khalayak tidak dapat diabaikan oleh manajemen industry dan dianggap bodoh oleh pers. Lee menunjukkan bahwa, jika memberikan informasi yang wajar tanpa menyembunyikan kebenaran dari pers selaku wakil masyarakat, dan menaruh kepercayaan padanya, maka pers dan masyarakat akan memberikan penilaian yang jujur dan adil.
FUNGSI DAN TUGAS HUMAS
Tugas humas sehari-hari adalah:
•Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas penyampaian informasi secara lisan , tertulis, atau melalui gambar kepada publiksehingga public mempunyai pengertian yang jelas terhadap hal ikhwal perusahaan atau lembaga serta tujuan dan kegiatan yang akan dilakukan.
•Memonitor, merekang dan mengevaluasi tanggapan dan pendapat public.
•Mempelajari dan melakukan analisis reaksi public terhadap kebijaksanaan perusahaan/ lembaga maupun segala macam pendapat.
•Menyelenggarakan hubungan yang baikdengan masyarakat dan mediamassa, untuk memperoleh opini public dan perubahan sikap yang baik.
Fungsi humas menurut Cultlip & center adalah :
•Memudahkan dan menjamin arus opini yang bersifat mewakili public suatu organisasi, sehingga kebijakan suatu organisasi dapat dipelihara keserasiannya, dengan pandangan public tersebut.
•Menasehati manajemen mengenai cara menyusun kebijaksanaan, supaya dapat di terima oleh public.
•Merencanakan dan melaksanakan program-progaram yang dapat menimbulkan penafsiran yang menyenangkan terhadap kebijaksanaan organisasi.
KEDUDUKAN HUMAS
Menurut Scoot M. cultlip dan Allen center, idealnya humas dimasukkan dalam staf inti, langsung berada dibawah pimpinan atau Top manager supaya lebih maksimal dalam melaksanakan tugasnya. Dengan posisi itu, dia dapat mengetahui latar belakang keputusan yang diambil oleh pimpinan lembaga, sehingga Ia langsung mendapat bahan informasi untuk disampaikan kepada public yang bersangkutan.
PENGERTIAN PUBLIK
Public adalah sekelompok orang yang menaruh minat dan perhatian yang sama terhadap suatu obyek.
Cirri-ciri public :
1. Tidak salin mengenal.
2. Berada pada tempat yang berbeda-beda.
3. Jumlahnya tak terhingga.
4. Memiliki ikatan emosional yang tinggi.
Tujuan internal public relation adalah mencapai karyawan yang mempunyai gairah kerja. Internal public relation yang baik adalah memperlakukan tiap karyawan dengan sikap yang sama, tanpa membeda-bedakan tingkat dan pendidikannya, tetapi bertindak adil, tidak memihak suatu golongan, jujur dan bijaksana, sebab tiap anggota mulai dari pimpinan sampai pesuruh merupakan bagian dari keseluruhan perusahaan tersebut.
Tujuan eksternal public relation adalah untuk mengerahkan hubungan dengan orang-orang di luar instansi hingga terbentuk opini yang favourable terhadap instansi tersebut. Hubungan suatu perusahaan yang melakukan hubungan di luar public perusahaannya adalah suatu keharusan untuk memperluas langganan, memperkenalkan produk, mencari modal, memperbaiki hubungan
dengan srikat-serikat buruh dan memecahkan persoalan-persoalan yang sedang dihadapi perusahaan.
Komunikasi dengan public eksternal dapat diselenggarakan melalui:
1. Personal contact/ kontak pribadi
2. Press release
3. Press relation
4. Press converence
5. Publicity
6. Radio dan televise
7. Film
8. Media komunikasi dan informasi lain
STAKE HOLDER
Istilah public dalam public relation merupakan khalayak sasaran kegiatan dari public relation. Public biasa juga disebut dengan “stake holder”.
Stake holder adalah orang-orang atau pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Stake holder terbagi menjadi dua, yaitu stake holder internal dan stake holder eksternal.
Stake holder internal meliputi :
a) Pemegang saham
b) Eksekutif/ top manager
c) Karyawan
d) Keluarga karyawan
Stake holder eksternal meliputi:
a) Konsumen
b) Pemasok
c) Penyalur
d) Bank
e) Pemerintah
f) Pesaing
g) Komunitas
MEDIA HUMAS
Media humas adalah sarana yang dapat memindahkan pesan dari pihak komunikator ke pihak komunikan. Dalam kegiatan PR media humas dibagi atas dua, yaitu media humas internal dan media humas eksternal.
Media-media humas eksternal meliputi media audio, audio visual (televisi), film, jurnal internal, dan jurnal eksternal, pameran, seminar, dan konfrensi sponsor serta seluruh media cetak, meliputi surat kabar, brosur, baliho, leftlet, dan spanduk.
Jurnal internal dan eksternal muncul dalam bentuk bulletin atau majalah. Cirri khas bulletin dari sebuah lembaga/ perusahaan memuat tentang program kegiatan lembaga/ pimpinan atas seluruh produk/ jasa dari sebuah lembaga atau perusahaan. Jurnal dari sebuah lembaga/ perusahaan dijadikan sebagai promosi. Akan tetapi, dari lembaga pemerintah, jurnal bertujuan dalam rangka membangun citra suatu lembaga atau perusahaan.
PROSES KEGIATAN HUBUNGAN MASYARAKAT
Menurut Cultlip & Center, dalam kegiatan hubungan masyarakat dilakukan beberapa proses, yaitu:
• Penemuan fakta
Dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah situasi internal maupun eksternal dan opini yang berkembang dalam masyarakat, dapat menunjang, atau justru mengambil kegiatan organisasi/ lembaga.
Dalam fase penemuan fakta, seorang petugas PR bertugas:
a.Memperhatikan berbagai kejadian/ perkembangan social politik maupun ekonomi yang secara tidak langsung berhubungan dengan lembaga/ organisasi.
b.Mengumpulkan berbagai macam data , dan diolah menjadi informasi.
c.Menganalisis informasi, sehingga sesuai dengan kebutuhan organisasi.
d.Seorang petugas PR selalu siap menyajikan informasi pada setiap unit petugas organisasi/ perusahaan.
e.Menyempurnakan segala macam informasi yang kurang memadai.
f.Melengkapi simpanan- simpanan datadan informasi dengan melalui dokumentasi dan kliping.
Dengan kegiatan penemuan fakta khusus nya dalam mengimput pendapat public, Cultlip & Center menemukan empat tahap penelitian pendapat public, yaitu:
1.Lakukan penelitian situasi yang sedang terjadi, terutama yang sedang dipikirkan oleh public.
2.Penelitian tentang prinsip-prinsip dasar PR yang sedang dilakukan oleh lembaga.
3.Penelitian tentang hasil bagaimana reaksi terhadap Issue yang berkembang.
4.Mengadakan evaluasi mengenai bagaimana orang memberikan reaksi dan respon atas timuli atau informasi yang di berikan oleh organisasi.
•Perencanaan (planning)
Perencanaan merupakan suatu hal penting dalam suatu lembaga, terutama dalam mendukung kerja PR. Fakta yang ditemukan disusun oleh PR dengan tetap memperhatikan factor psikologis, sosiologis, ekonomi, komunikstor/ public.
Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam perencanaan yaitu:
1. Merumuskan tujuan.
2. Mengolah data.
3. Merumuskan bagaimana pesan disebarkan.
4. Menentukan teknik yang jitu dalam mengkomunikasikan.
5. Memeriksa ulang kesempurnaan informasi sebelum disebarkan.
6. Membandingkan pengalaman pihak lain dengan organisasinya, guna memperoleh langkah terbaik.
7. Mengadakan analisis atas informasi yang diperoleh dan merumuskannya sesuai program kerja.
•Komunikasi
Kegiatan komunikasi tidak lepas dari perencanaan tentang bagaiman mengkomunikasikan, dan apa yang di komunikasikan. Serta, bagaimana bagaimana bentuk komunikasinya, dan kepada siapa di komunikasikan. Kegiatan PR yang menjadi sasaran komunikasi adalah public, bukan masyarakat. Public yang dimaksud adalah public internal dan public eksternal.
•Evluasi
Tujuan evaluasi adalah untuk melakukan flash back atas kegiatan PR mulai dari penemuan fakta, penyusunan perencanaan, pelaksanaan kegiatan komunikasi dan hasil dari kegiatan komunikasi itu sendiri. Kemudian di cocokkan dengan kegiatan lembaga/ organisasi sehingga dimungkinkan bias dan kegiatan PR lebih kecil.